CERITARELAWAN portal informasi online dunia relawan dan umum, fokus pada pembaca berkedudukan di Jawa Timur, Indonesia dan luar negeri. CERITARELAWAN memiliki konten News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Budaya, Travel. Kuliner dan Tekno. Pembaca CERITARELAWAN Politisi, profesional, karyawan, pengusaha, pelajar, dan ibu rumah tangga Lestarikan Budaya, Sekotong Tengah Lobar Gelar Peresean - CERITARELAWAN
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Lestarikan Budaya, Sekotong Tengah Lobar Gelar Peresean



CERITARELAWAN.id, LOMBOK BARAT - Dalam rangka menyambut HUT RI KE 74 17 Agustus 2019 dan memeriahkan hari ulang tahun ke 55 Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat pada hari Jumat (26/7/2019) mengadakan seni budaya presean di lapangan Desa Sekotong Tengah.

Lalu Sarappudin Kepala Desa Sekotong Tengah kepada CERITARELAWAN.id menceritakan bahwa, konon cerita dahulu Peresean digelar untuk melatih ketangkasan suku Sasak dalam mengusir para penjajah. Latar belakang Peresean adalah pelampiasan emosional para raja pada masa lampau ketika menang dalam perang tanding melawan musuh-musuhnya. Selain itu, dahulu Peresean juga termasuk media yang digunakan oleh para pepadu untuk melatih ketangkasan, ketangguhan, dan keberanian dalam bertanding. Konon, Peresean juga sebagai upacara memohon hujan bagi suku Sasak di musim kemarau. Kini, Peresean digelar untuk menyambut tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Lombok.

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (perisai disebut ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.Peresean termasuk dalam seni tari daerah Lombok.Petarung dalam Peresean biasanya disebut pepadu dan wasit disebut pakembar.



Hari ini merupakan hari pertama pelaksanaan paresean banyak pepadu -pepadu handal yang ikut mengambil bagian dan ikut memeriahkan presean ini, pepadu-pepadu pemula juga tidak mau kalah saing dengan senior-seniornya, karna salah satu tujuan di selenggarakan pagelaran presean ini adalah untuk mencari bibit-bibit pepadu di wilayah Kecamatan Sekotong dan sekitarnya.

Mulyadi panitia bidang koordinator peresean berharap kepada pemerintah Desa Sekotong Tengah supaya tahun depan semuanya ikut berpartisifasi dalam pagelaran peresean ini supaya keamanan dan kenyaman penonton dan pemain selalu terjamin, dan harapan kami sebagai panitia semoga dengan adanya presean di Sekotong Tengah untuk yang sekian kalinya ini menjadikan Desa Sekotong Tengah sebagai icon atau percontohan untuk Desa di wilayah kecamatan Sekotong. 


Pagelaran peresean ini juga di meriahkan oleh paguyuban macan kawangan penarukan Desa Taman Ayu  Gerung, penonton datang dari berbgai macam Desa ini membuktikan bahwa seni budaya presean yang menjadi salah satu icon Lombok ini masih banyak peminatnya, bahkan kaum hawa pun ikut menonton. tambah Lalu.

Melihatnya banyaknya penonton, Untuk melestarikan budaya leluhur asli Lombok Barat ini  Tahun depan harus kita anggarkan dan lokasinya kita perluas supaya penonton tidak berdesak-desakan. pungkasnya.(Mardiansyah KIM Sekotong / Cak Amin CERITARELAWAN.id).
CERITARELAWAN
CERITARELAWAN CERITARELAWAN portal informasi online dunia relawan dan umum, fokus pada pembaca berkedudukan di Jawa Timur, Indonesia dan luar negeri. CERITARELAWAN memiliki konten News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Budaya, Travel. Kuliner dan Tekno. Pembaca CERITARELAWAN Politisi, profesional, karyawan, pengusaha, pelajar, dan ibu rumah tangga.