PSC119 & PMI Sragen Sinergi Evakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa


SRAGEN.CERITARELAWAN.id - Menindaklanjuti permintaan dari masyarakat tentang keberadaan ODGJ yang sering meresahkan masyarakat di wilayah Sambungmacan, PSC119 Sragen dan PMI Kabupaten Sragen merespon dengan mengirimkan satu unit ambulans beserta kru untuk mengkondisikan orang tersebut. Hingga setelah melalui proses pendekatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sudah tidak mempunyai keluarga tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta untuk mendapatkan pengobatan dan selanjutnya diserahkan ke Rumah Singgah Dinsos Sragen (13/7/19).

Wahdadi Kepala Markas PMI Kabupaten Sragen kepada CERITARELAWAN.id menceritakan PMI Kabupaten Sragen Sudah berkali-kali kami mendapatkan permintaan bantuan dari masyarakat terkait keberadaan ODG terhitung lebih dari sepuluh (10) kali bersama PSC 119 Sragen lakukan evakuasi ODGJ.

Ada yang dengan kondisi mudah dikendalikan hingga ada yang masih dalam kondisi resah, gelisah dan susah dikendalikan. Hingga melalui proses pendekatan persuasif, mencarikan orang terdekat/paling akrab dan dipercaya oleh penderita ternyata merupakan cara yang paling tepat dan tidak membuat trauma yang bersangkutan, karena pada dasarnya mereka juga sama dengan kita, cuma mungkin mereka sedang membutuhkan perhatian lebih dari orang-orang disekitarnya.

Seperti pagi ini Posko PMI Sragen menerima informasi dari PSC119 Kabupaten Sragen bahwa ada orang dengan disabilitas mental di Pucang atas nama tn. Subeki warga Rt.26, Bedoro, Sambungmacan. Petugas PMI bersama PSC119 Kabupaten Sragen melakukan respon untuk assesment ke Puskesmas Sambungmacan 1 dan Perangkat Desa Bedoro Sambungmacan menggunakan Ambulans PMI Alfa 01. 

Setiba di Puskesmas Sambungmacan 1 Tim Alfa melakukan koordinasi dan assesment awal ke Perangkat Desa, setelah koordinasi Tim Alfa 01 melakukan respon ke lokasi rumahnya di Pucang Rt.26/06, Bedoro, Sambungmacan, Setelah Tim tiba di rumah Bp. Rt.26,  tiba tiba pasien mendatangi Tim Alfa 01 justru pasien mengajak berbicara, akhirnya pasien di bujuk oleh petugas untuk mengantarkan mencari pemasangan antena tower untuk Rumah Sakit.

Pasien akhirnya mau mengantar dan masuk ke Ambulans PMI Alfa 01 selanjutnya pasien di bawa ke RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. Karena pasien sudah lanjut usia maka apabila opname harus ada keluarga yang menunggui, sementara pasien hidup sebatang kara, akhirnya diputuskan untuk dilakukan rawat jalan setelah mendapatkan perawatan di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta pasien di bawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Sragen.

Berbagai macam cara kami lakukan dalam melakukan pendekatan, dari mulai mengajak ngobrol menggali apa kemauan sipenderita sambil sesekali mengajak pergi berobat atau pergi jalan-jalan. Pernah sampai butuh waktu 2 jam mengobrol untuk membuat sipenderita akhirnya bersedia diajak berobat, demi melakukan pendekatan persuasif dan membuat tenang penderita. Tambah Wahdadi.

Apabila ada indikasi susah dikendalikan kami meminta dicarikan orang terdekat dan dipercaya oleh penderita. Semuanya demi mengedepankan cara persuasif dan humanis, kami siap melayani tanpa membeda-bedakan, begitulah salah satu cara kami berbakti pada masyarakat. Pungkasnya ( Munif PMI Sragen / Cak Amin CERITARELAWAN.id)
CERITARELAWAN.ID
CERITARELAWAN.ID CERITARELAWAN.ID Portal informasi relawan dan umum, memiliki konten News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, dan Wisata