Catatan Rapat Koordinasi BNPB Dalam Penanganan Banjir Jabodetabek



Catatan Rapat Koordinasi Penanganan Banjir Jabodetabek
Hari, tanggal : Kamis, 2 Januari 2020
Tempat         : Ruang Rapat LSP Lantai 15
Pimpinan Rapat : Kepala BNPB

Kepala BNPB

Mengucapkan terimakasih pada peserta rapat dari Kementerian Lembaga dan relawan yang telah hadir.
Dibutuhkan kolaborasi secara menyeluruh agar penanganan dapat berjalan dengan baik.
Perhatian kita adalah apa yang harus dikerjakan, karena kejadian banjir semakin kritis dan kita harus fokus untuk mengurus pengungsi, korban berat&sedang, termasuk  mengalami kesulitan kebutuhan air, listrik dll
Bagaimana dengan gelar pasukan TNI, Kebutuhan transportasi dan perlengkapan evakuasi?
Bagaimana perkembangan cuaca, masukan dari BPPT mengenai TMC. 
Dibutuhkan masukan dari para relawan yang membantu

Kepala BMKG

Paparan Slide
Saat ini nilai SOI, Indeks ENSO di Nino 3.4, IOD, dan MJO tidak cukup berkontribusi dalam proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia dalam 3 – 7 hari kedepan. Nilai Cold Surge yang rendah juga menunjukkan indikasi kurangnya potensi pergerakan massa udara dari Asia menuju Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan prediksi Streamline/pola angin, terdapat belokan dan pertemuan angin yang memicu potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Bengkulu, Lampung, Kalteng, Kaltim, Kalsel, Banten, Jabar, Jakarta, Jateng, Jatim, Sulsel, Sultra, Sulteng, Bali, NTB, NTT, Maluku dan Papua.
Anomali hangat SST di S. Hindia Brt Bengkulu-Lampung, L. Natuna Utara, L. Jawa, Slt. Madura, Slt. Bali, L. Banda, L. Flores, L. Seram, L. Sawu, S. Hindia Sltn Jawa-NTT dan L. Arafuru.
Potensi hujan lebat secara umum terjadi di Bengkulu, Sebagian besar Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sebagian besar Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku utara dan Papua bagian tengah.
Perlu upaya mitigasi, perkiraan terjadi gelombang pasang yang terjadi secara rutin di laut Jakarta, diprediksi tgl 5-6 Januari 2020 air laut akan pasang naik setinggi 30-60 cm.  Jika  terjadi hujan maka air yang masuk kelaut akan terhambat oleh air pasang tsb.

BBPT

BPPT sudah melakukan analisis pergerakan awan, target adalah mengurangi curah hujan yang kemungkinan akan jatuh di Jabodetabek. Pergerakan awan rencana dijatuhkan di selat sunda dan lampung dan didaerah lain yang dirasa aman. Tetap ada kemungkinan perubahan angin karena situasi di lapangan. Pengurangan awan bisa dikurangi sampai dengan 30 %.
TMC terkait betul dengan sifat alam secara harian dan sangat dibutuhkan armada minimal 2 pesawat namun teknologi ini belum bisa bekerja saat malam hari.
Pada prinsipnya BPPT siap dalam penanganan ini dan mulai beroperasi di posko halim

Tanggapan Kepala BNPB

Agar kebutuhan 2 pesawat dapat disiapkan oleh Wasopps hari ini.
BPPT dipersilahkan untuk menyiapkan kebutuhan TMC saat ini juga.

Kapusdalops BNPB ( Pak Bambang)

Persebaran titik banjir (Jakarta Barat 7 Titik, Jakarta Pusat 2 Titik, Jakarta Selatan 38 titik, Jakarta Utara 2 titik, Jakarta Timur 12 titik, Kab Bogor 1 titik, Kota Tangerang 2 titik, Tangerang Selatan 5 Titik, Kota bekasi 52 titik dan Kabupaten Bekasi 26 titik)
Korban meninggal akibat banjir adalah 16 jiwa,
Dibutuhkan sumberdaya untuk penanganan banjir jabodetabek yang meliputi:

Kebutuhan Perahu: 31 unit (BNPB, BPBD, SRC/TNI, Damkar, Relawan)
Kebutuhan: Perkiraan 134 unit perahu 
Tim Evakuasi: Minimal 2700 personil
Tim Pengamanan: 268 tim 
Tim Pengungsian: 804 tim
Tim Asessment/ TRC: 536 personil
Tim Logistik/Dapur Umum: 1340 personil
Tim Mobile Logistik: 804 personil
Tim Trauma Healing: 38 tim 



Upaya yang diperlukan antara lain adalah:

BNPB berkoordinasi dengan BPBD setempat guna menanggulangi bencana banjir
TRC BNPB masih melakukan pendataan dan kaji cepat
Evakuasi warga bekerjasama dengan TNI dan Polri
Menyiapkan titik pengungsian dan dapur umum
Kebutuhan :
Perahu Karet
Terpal
Selimut
Pakaian Anak dan Dewasa
Paramedis
Obat-obatan
Trauma Healing
Makanan
Minuman
Air Bersih
Personil Evakuasi
Tali Tambang Besar
Genset Besar 

Kepala Pelaksana BPBD DKI

Update untuk jumlah pengungsi sudah sekitar 62 ribu
Hari ini mengadakan rapat koordinasi dengan TNI dan POLRI serta relawan.
BPBD akan selalu berkoordinasi upaya penanganan banjir di DKI Jakarta.

Kementerian kesehatan

Antisipasi pola penyakit yang akan terjangkit yaitu terutama gatal-gatal
Tim kesehatan sudah disiapkan oleh DKI Jakarta
DKI Jakarta menyiagakan semua puskesmas 
Total 18 korban meninggal dunia yang sudah divalidasi
Call center yang perlu diperhatikan karena saat ini masih sulit dihubungi
Kaum disable menjadi prioritas bagi tim dari Kemenkes
Tim Kesehatan sudah menyiapkan personel namun tidak mampu menampung semua titik, saran supaya dari BPBD dapat menginfokan kepada masyarakat yang membutuhkan tim medis untuk berkumpul ke titik.

Tanggapan Kepala BNPB

Mabes TNI mohon untuk dapat menyiapkan mobil dan truk kaki panjang karena  lebih efektif dari pada perahu karet.
Transportasi air dari Mabes TNI dan Basarnas diharapkan untuk dapat membantu



Kementerian sosial 

Logistic sudah disiapkan dari Kemensos sekitar Rp 4.031.776.932 terbagi DKI Jakarta, Jawa barat dan Banten. Untuk dana santunan ahli waris masih diverifikasi dan sementara data tercatat 19 orang.
Logistic darurat meliputi makanan siap saji, makanan anak, tenda, selimut, paket sandang dan perlengkapan kids ware masih dikoordinasikan dengan Pemda DKI.

PUPR

Dari PUPR membantu menyiapkan perlengkapan seperti pompa ada 8, mobile tangki air 35 unit, mobile toilet 10 unit,  perahu 13 buah, 
Sarana kebutuhan transportasi dalam tol sudah ditangani
Dari pengalaman peninjauan, perlu komandan dilapangan untuk efektifitas keterbatasan peralatan.
Saran untuk penjatuhan awan sebaiknya di laut karena kondisi DAS yang sudah jenuh.

Direktur Sungai dan Pantai

Saat ini Siaga II di Manggarai yang sudah dimulai dari kemarin pukul 07.00 dengan posisi 900 m
Kemang Pratama ada 2 titik yang jebol sampai dengan perahu karet masih belum mampu, hari ini bergerak dengan karung pasir dan pasca penanganan diusahakan permanen.
Kedepan water management sangat penting di Bekasi.
Berdasarkan pemantauan Sungai Cilalana di Cipali terdapat kerusakan di DAS sehingga drainase tidak bisa naik. Hari ini diturunkan eskafator untuk menangani.


Basarnas 

Fokus untuk kesiagaan di sekitar istana 
Perlu sosialisasi kapan saatnya tinggal dipengungsian dan dirumah masing-masing.
Hari ini akan mendatangkan anggota tim SAR dari Jawa, sumatera untuk membantu siaga 
Terkendala Emergency Call yang hanya tersedia 3 
Kondisi yang sangat sulit untuk dijangkau dan banyak permohonan secara perorangan.


Tanggapan Kepala BNPB

Sebagai catatan dan perhatian Deputi I dan II untuk penanganan DAS di Cipali.
Perlu perhatian pada kondisi lalu lintas dan perlu disiapkan tim gabungan dan ambulan untuk evakuasi.
Walikota ditetapkan untuk menjadi Insiden Comander (Komandan Satgas Penanganan Bencana)
Posko harus mempunyai sub posko.
Seluruh unsur pemerintah pusat menempel pada daerah, termasuk posko harus mempunyai sub posko yang disebar dibeberapa daerah agar masyarakat dapat terlayani dengan baik.
Himbauan pada masyarakat jangan memaksakan diri untuk mempertahankan harta benda karena nyawa lebih berharga.
Momen rapat adalah untuk sinergitas dan membangun komunikasi 

Polda Metrojaya

Polri memaksimalkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam evakuasi.
Logistik dari Mabes Polri belum diturunkan, setelah rapat ini akan dikoordinasikan.
Masalah pada pendataan yang masih berbeda-beda karena belum mempunyai alur koordinasi dan komunikasi yang seragam.

Mabes TNI (wassop)

Kesiapan penanganan bencana banjir dari analis cuaca (2-7 Januari 2020) akan dilaksanakan gelar pasukan TNI ada 3680 (TNI AD dan Laut ) yang terdapat berbagai unsur 
Penyiapan sarana pendukung seperti 50 perahu karet, perahu satrol, 5 helikopter, truk 32 unit.
Dari 204 koramil yang bisa disiagakan adalah 84 koramil
Permasalahan Leading sector yang akan menghandle?

Tanggapan Kepala BNPB

Semua perwakilan LO dari semua Kementerian Lembaga melapor kepada Deputi Penanganan Darurat  BNPB(Bapak Dody Ruswandi telp 082111113068)
Struktur Organisasi yang tidak mempunyai BPBD disepakati Danramil/Polsek sesuai kesepakatan.
Disiapkan surat agar Dansatgas ditunjuk walikota dan dapat memberikan instruksi insiden commander ditingkat kelurahan.

BUMN 
4905 gardu PLN yang dipadamkan karena berbahaya, 2437 gardu PLN sudah dihidupkan dan yang masih padam sebanyak 2468 gardu PLN listrik.
Rata –rata BUMN Menurunkan 4 BUMN untuk penanganan banjir DKI setiap lokasi
Dari BUMN sedang menghitung logistic yang dimiliki 
Perlu data logistik agar dapat disiapkan sesuai dengan kemampuan BUMN
Pembentukan tim dari BUMN untuk pendampingan dimasing-masing wilayah yaitu sbb:

Jakarta Utara : Pertamina, Pelni, DKI, Pelindo 2
Jakarta Selatan : Adikarya, asuransi jasindo, BTN, Mandiri
Jakarta Timur : BNI, Jiep, Wika , Telkom
Jakarta Barat :PLN, Telom, Mandiri, BNI
Depok : Jasa Marga, Adikarya, Waskita, Wika
Bekasi: Jasamarga, BRI, Jasaraharja, BTN, Indofarma, KAI dan Jasa Tirta 2
Bogor : Pertamina,PLN, Jasamarga dan Wika

Instruksi dari Bapak Erick Tohir, Tol untuk sementara waktu di gratiskan
Call center menggunakan 5 angka, di TL kominfo (saat ini call center 1500112 dan masih reques 112 sebagai call center)
PLN memang mematikan sementara aliran listrik karena kondisi memang rawan, akan dinyalakan jika dirasa sudah aman



Tanggapan Kepala BNPB

Kolonel Prabowo 085211991994 ditugaskan untuk mengkoordinir BUMN di wilayah Jakarta
Kolonel Teu Teru 082122332619 ditugaskan untuk mengkoordinir BUMN di wilayah luar Jakarta

Pertamina

Terganggunya Distripusi BBM di daerah Plumpang, butuh akses kendaraan dengan penutupan jalan untuk sementara dan akan dibantu dari Mabes TNI dan Polri 

PMK 

Banjir yang terjadi sebagian andil karena ulah manusia seperti penggundulan dan penyempitan aliran sungai. 
Menko PMK selalu mengupdate kegiatan ini melalui Deputi, BPBD dan Basarnas.
Semua fasilitas sosial dan fasilitas umum terdekat lokasi banjir dapat dibuka untuk penampungan dan pengungsi.
Jumlah korban jiwa meninggal sebaiknya diupdate, jangan bicara data yang tidak valid karena merupakan issue yang sensitive.
Hari ini Kepala BNPB berkenan meninjau lapangan di titik-titik pengungsian.

Kemendagri

Sebagai informasi sementara dana tak terduga untuk penanganan bencana sudah siapkan jika Kepala Daerah akan mengajukan dana tsb (Bekasi sudah mengajukan).
Penetapan Walikota menjadi Insiden commander dalam penangan banjir dan unsur BPBD mendampingi Walikota.
Sistem komunikasi dan sarana prasarana masih belum merata.
Organisasi BPBD di tingkat Kota belum ada baru Damkar yang terbentuk. Pak Bejo kepala BPBD merangkap kepala Damkar. Semua Daerah harus mempunyai BPBD dan akan sapu bersih pada daerah yang tidak serius dalam penanganan bencana.
Perlu menentukan dantik ( komandan titik )
Kemendagri telah menyiapkan posko di Ciledug dan Bekasi


Relawan PMI

Mobilisasi dari PMI sebanyak 395 personel PMI di Jabodetabek
Spesialisasi evakuasi, Ambulan servise, ambulan umum dan spikososial
Ambulan, truk dan dapur umum dan kebutuhan kantong darah sudah disiapkan di masing-masing titik.

Pramuka

Personel Pramuka peduli Kwartir Nasional siap dari Cirebon, Jawa Timur
Kekuatan personel didapur umum dan dapur sosial serta psikososial siap


Rumah Sakit Apung 

Kami masuk dibawah koordinasi BNPB atau Kemenkes? ( ditanggapi oleh Kepala BNPB: di bawah Kemenkes, operasionalnya dibawah insiden commander)
Kebutuhan apa saja yang dibutuhkan? ( ditanggapi oleh Kepala BNPB : Koordinasi dengan Kolonel Prabowo)

MDMC

Personel 200 orang relawan siap terdiri dari tenaga kesehatan mahasiswa dan danapala
Tumpang tindih pemberian bantuan di lapangan perlu di perhatikan        (ditanggapi Kepala BNPB : koordinasi dengan pak prabowo)

LPBI NU

Sudah membentuk posko dibeberapa titik yang terdiri dari sekitar 400 orang relawan.
Menunggu arahan lanjut dari BNPB

Baznas 

Tim evakuasi sudah mengevakuasi 5 titik, personel tanggap bencana sudah siap
2 kendaraan rescue sudah diaktifkan, 1 perahu karet juga telah siap.
Membuka posko permanen yang baru ada di jalan matraman.
Ketangguhan masyarakat sebenarnya sudah ada dan dapur umum adalah swadaya dari masyarkat.
RAPI

Anggota mulai dari Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Kelurahan sudah siap, Satgas Bansos dan Satgas Komunikasi juga sudah siap.
Radio analog sudah siap karena biasanya fasilitas komunikasi terganggu.
Personel dari RAPI siap backup di daerah mana yang membutuhkan.
Tanggapan dari Kepala BNPB: Daerah Lebak harap di backup Karena lemah jaringan ( sudah siap jawab)

Save The Children

Focus pada penanganan anak-anak terutama titik pengungsian  di sekolah-sekolah
Perlu adanya koordinasi dan data dukung pada daerah yang rawan bencana

Kepala BMKG

Tanggal 11– 15 Januari 2020 diperkirakan udara basah dari Afrika masuk ke Indonesia, Jabodetabek, Sumatera Bagian Tengah, Jawa, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan yang mempunyai potensi hujan menjadi lebih ekstream dan ada pengulangan akhir Januari dan akhir Februari. Kita diharapkan untuk dapat tetap berkomunikasi.

Kepala BNPB

BNPB mendapat tugas dari Presiden mengkoordinir semua lembaga dalam rangka mensinergikan dalam penanganan banjir. Kehadiran Negara sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
TNI dan Polri sangat dibutuhkan dilapangan dan diharapkan ikut andil dalam penanganan ini.
BNPB tidak harus menunggu status siaga darurat dari pemerintah daerah dan BNPB tetap dapat melakukan koordinasi sesuai dengan Perpres no 17 th 2018.
Perwakilan dari relawan dimohon memberikan nomor telepon untuk memudahkan komunikasi.

Graha BNPB
Jakarta, 2 Januari 2020


Notulis: Dian Aristriya


CERITARELAWAN.ID
CERITARELAWAN.ID CERITARELAWAN.ID Portal informasi relawan dan umum, memiliki konten News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, dan Wisata