Lawan Corona, Pemuda di Ponorogo Buat Planturan Merah Putih


CERITARELAWAN.id, PONOROGO - Tidak semua orang mampu membeli tabung kran. Karena itu, dalam kesempitan, itu timbulah kreativitas. Anjuran pemerintah desa untuk tetap tinggal di rumah, jaga jarak dan cuci tangan demi memutus mata rantai penyebaran covid19, membuat warga Dusun Dawetan, Desa Caluk, Kecamatan Slahung harus kreatif.

Cuci tangan menggunakan sabun dan  air mengalir. Perintah ini menginspirasi warga deaa setempat, khususnya Pemuda Karang Taruna Ndawetan Mandiri, untuk membuat pancuran murah meriah. Tak peduli kakek-kakek pun turun tangan.

Cukup menggunakan bambu yang tumbuh subur di desa, dan memanfaatkan sumber air yang mengalir langsung dari gunung Tapak Jaran, maka jadilah ‘planthuran’ atau pancuran. Walhasil puluhan panthuran yang dibuat beramai-ramai itu, kini sudah menghiasi semua rumah yang ada di Dawetan.

Yang unik menarik dan yang membedakan dari yang lain selain dari bambu yang alami warna planturan merah dan putih yang melambangkan semangat ber negara, Terangnya.

Mulai Ahad Planturan Diberi Air, Pembuatan pancuran secara mandiri itu dilakukan sebagai wujud upaya pencegahan penyebaran virus Covid 19.

Pemuda bersama masyarakat Ndawetan membuat tempat cuci tangan yang berbahan bambu, konsep alami ini muncul ketika melihat banyaknya bahan alam yang bisa digunakan. Untuk tampungan airnya terbuat 1 ruas bambu dengan maksud air bisa habis dan diganti setiap harinya. Tambahnya.

Menurut guru MI itu, pancuran bambu mulai dipasang di depan semua rumah warga di Ndawetan. “Mulai hari ini, Ahad (12/4) semua rumah akan dipasangi planturan ini, jumlahnya ada 30 unit. Semoga melalui upaya ini semua masyarakat senantiasa diberikan kesehatan dan pandemi ini segera berakhir,” imbuh Agus.

Sementara itu informasi terkait sebaran covid19 di Kabupaten Ponorogo yang keluarkan oleh Dinas Kominfo dan Statistisk Ponorogo,  hingga Ahad (12/4) terdapat 6 terkonfirmasi ( positif) yang saat ini masih dirawat di RSUD dr.Harjono Ponorogo. Jumlah PDP sebanyak 5 orang yang dirawat di RSUD dr. Harjono, 13 orang menjalani isolasi mandiri. ODP yang menjalani isolasi mandiri sebayak 320 orang, isolasi di RSUD sebanyak 7 orang. Sedangkan jumlah OTG 42 orang, ODR PMI sebanyak 1.461 orang dan non PMI  9.578 orang. (ca/duta)
CERITARELAWAN.ID
CERITARELAWAN.ID CERITARELAWAN.ID Portal informasi relawan dan umum, memiliki konten News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, dan Wisata
BERITA MENARIK LAINNYA
close