22 Kelurahan di Kota Pekalongan Terendam Banjir, 688 Orang Mengungsi

Petugas PMI dan kepolisian mengevakuasi korban banjir di Kota Pekalongan. (Foto: Dok. PMI)

CERITARELAWAN.ID, Pekalongan - Sedikitnya 22 kelurahan di Kota Pekalongan terendam banjir, Sabtu (6/2/2021). Hingga Sabtu malam, banjir masih merendam permukiman dan mengakibatkan ratusan warga terpaksa mengungsi.

Salah seorang relawan PMI Kota Pekalongan, Ariful Amar, mengatakan banjir disebabkan curah hujan yang tinggi. Kondisi tersebut juga diperparah dengan kondisi drainase yang buruk. Sehingga tidak mampu menampung air saat terjadi hujan deras.

"Sejak dini hari hingga pagi tadi hujan tidak berhenti. Dan pagi air sudah masuk ke pemukiman dan merendam rumah rumah warga," katanya. Seperti dikutip dari panturapost.com

Ketinggian air yang merendam pemukiman warga bervariasi. Mulai dari 20 centimeter hingga 80 centimeter. Sedangkan untuk proses evakuasi warga sudah dilakukan sejak pagi hari oleh relawan gabungan dari PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan TNI/ Polri dengan menggunakan perahu karet.

"Untuk jumlah pengungsi sebanyak 688 orang, mulai dari orang dewasa, anak, bayi, dan lansia," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data BPBD Kota Pekalongan, 22 kelurahan yang terendam banjir itu tersebar di 4 kecamatan. Yakni di Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan Timur, Pekalongan Selatan, dan Pekalongan Barat.

Dia merinci, di Kecamatan Pekalongan Utara ada 6 kelurahan, yakni kelurahan Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, Pedukuhan Kraton, Krapyak dan Degayu. Di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat ada 6 kelurahan, yakni di Kelurahan PKK , Tirto, Sapuro Kebulen, Bendan Kergon, Podosugih dan Pringrejo.

Sementara, di Pekalongan Timur ada 6 kelurahan yakni meliputi Kelurahan Setono, Klego, Poncol, Kauman, Gamer, Kalibaro. Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Pekalongan Selatan ada 4 kelurahan, meliputi Banyurip, Kradenan, Yosorejo dan Jenggot.

"Terkait banjir ini, BMKG juga sudah mengeluarkan rilis bahwa tanggal 6 sampai 8 Februari ke depan berpotensi cuaca ekstrem," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha, mengatakan, dari sekian kelurahan yang terendam banjir, yang terparah adalah di Kelurahan Pasirkramat Kraton, Tirto, Degayu, Celumprit dan sebagian Panjang Baru.

Pihaknya saat ini terus memantau situasi dan mengevakuasi warga yang terdampak. "Kami utamakan evakuasi warga. Banjir selain karena hujan juga diperparah terjadi gelombang pasang," jelasnya. (Cak Amin)

CERITARELAWAN.ID
CERITARELAWAN.ID CERITARELAWAN.ID Portal informasi relawan dan umum, memiliki konten News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, dan Wisata
BERITA MENARIK LAINNYA
close