Jangan Jadikan Pengungsian Sebagai Tempat Pembuangan Akhir


CERITARELAWAN.ID, Lumajang - Beberapa hari ini saya berkeliling di pos-pos pengungsian untuk supervisi program2 yang kami lakukan baik penyediaan dapur air, dapur umum, layanan laundry, dukungan psikososial, distribusi logistik dan sebagainya.

Saya melihat banyak berserakan sampah disekitar lokasi pemgungsiang tersebut.

Selain sampah yang menumpuk, pada lokasi pengungsian juga terlihat tumpukan baju bekas. 

Baju-baju bekas tersebut menurut salah beberpa pengelola pos pengungsian hanya ditaruh di depan posko pengungsian dan tidak dilaporkan kepada para petugas oleh yang memberikan. 

"Tiba-tiba ada orang datang menaruh baju. Ketika kita kejar, langsung pergi. Itu donatur yang tidak bertanggung jawab," ujar salah satu pengelola pos pengungsian tersebut.

Ia meminta para donatur yang akan memberikan sumbangan, khususnya pakaian bekas layak pakai, untuk bisa berkoordinasi dengan koordinator yang ada pada posko pengungsian. 

Koordinasi tersebut perlu dilakukan untuk pendataan. 

Jadi untuk kawan-kawan yang menuju ke lokasi bencana, jangan sampai kalian membawa pakaian yang katanya layak pakai. 

Baju itu bekas dan tidak layak pakai. 

Jangan menimbulkan sampah dan permasalahan baru lagi bagi para penyintas terdampak erupsi Semeru.


Berikan mereka barang-barang yang baik dan berkualitas dan bermartabat sesuai kebutuhan mereka.

ceritarelawan
ceritarelawan ceritarelawan.id portal informasi relawan dan umum

Post a Comment for "Jangan Jadikan Pengungsian Sebagai Tempat Pembuangan Akhir"