Dirgahayu PMR ke-72 dan UDD PMI Jember ke-50

Ketua PMI Jember (Foto Ghufron)
CERITARELAWAN.ID,  Jember - Tanggal 1 Maret menjadi hari istimewa bagi seluruh komponen PMI Kabupaten Jember.  Ada Dua peristiwa penting tercatat dalam historis PMI Kabupaten Jember, yaitu Peringatan Hari PMR (Palang Merah Remaja) Nasional dan hari lahirnya Unit Donor Darah (dulu Unit Transfusi Darah, UTD, red) PMI Kabupaten Jember. PMR lahir pada 1 Maret 1950 silam, atau sudah berusia 72 tahun. Usia yang tidak lagi muda. Sedangkan UDD PMI Kabupaten Jember lahir 1 Maret 1972. 

Sejak saat itu, PMI Kabupaten Jember telah menunjukkan eksistensi dan kemajuan organisasi sebagai lembaga kemanusiaan dengan memberi bantuan kepada orang yang menderita tanpa membeda-bedakan mereka berdasarkan kebangsaan, ras, agama, tingkat sosial, atau pandangan politik. Lahirnya PMR diawali dari berdirinya bernama Palang Merah Pemuda (PMP). Seiring perkembangan organisasi kemudian berubah menjadi Palang Merah Remaja (PMR) sampai saat ini.  

Terbentuknya PMR diharapkan menjadi wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI. Hingga saat ini eksistensi PMR terdapat di PMI kota atau kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan jumlah keanggotaan tercatat lebih dari 5 juta anggota dari semua tingkatan. Tentu anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

Tak terkecuali PMR yang berada dibawah naungan PMI Kabupaten Jember, PMR menjadi magnet yang memiliki daya tarik tersendiri bagi remaja, perkembangan kuantitas keanggotaan PMR mengalami kemajuan yang sangat pesat. PMR juga telah menunjukkan kemampuannya dengan mencatat prestasi ditingkat regional maupun nasional. Dua tahun terakhir peran PMR dalam membantu pencegahan Covid-19 di lingkungannya sangat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. 

PMR di masa yang akan datang menjadi tempat akhir pembinaan remaja tangguh sejak dini sehingga menjadi organisasi yang produktif dan kontributif  untuk kemajuan PMI. Tentu bergerak bersama demi sesama dan bisa menjadi peer leadership (PMR Mula), peer Support (PMR Madya) dan peer Educator (PMR Wira) bagi teman sebayanya.

Peristiwa penting kedua yakni di era kepemimpinan Letkol Inf. Abdul Hadi sebagai Ketua PMI Cabang Jember sekaligus Bupati Jember, Pengurus PMI Kabupaten Jember menetapkan tanggal 1 Maret 1972 sebagai hari lahirnya Unit Donor Darah PMI Kabupaten Jember. Sebelumnya disebut Dinas Transfusi Darah (DTD) PMI Cabang Jember diresmikan berdirinya pada tanggal 1 maret 1972. 

Kemudian pengurus Pusat PMI menerbitkan surat keputusan nomor : 760/S.KP/PB tanggal 25 September 1978. Dinas Transfusi Darah tersebut merupakan organ tehnis PMI Cabang Jember dan sejak awal dirintis kegiatan operasional donor darah bergabung dengan RSUD.Dr. Soebandi Jember sampai akhir tahun 1983 DTD dipindahkan dari RSU.Dr. Soebandi ke Markas PMI ditegalboto.

Sejak tahun 1970-an hingga pemindahan Dinas Transfusi Darah ke Markas PMI Cabang Jember di Tegalboto tahun 1983/1984, sekitar 12 tahun DTD menempati Sekretariat Bagian Fisioterapi R.S dr. Soebandi Jember di jalan Supriyadi Nomor 2 Jember telepon 650/605 (alamat lama).

Pada Era Soepono (1979-1983) pengurus PMI Cabang Jember menggelar rapat pleno yang dihadiri 15 orang tanggal 17 Nopember 1983, dengan agenda rapat membahas : Pertama, pembagian tugas Pengurus PMI Cabang Jember, Kedua, Pelaksanaan Kerja Balai Pengobatan, Ketiga,  pelaksanaan pemindahan Dinas Transfusi Darah sesuai hasil rencana kerja tahunan periode 1983-1984. 

Kepala UDD periode 2003-2013 dr.Oemi Djauhari, MM  menjelaskan bahwa kegiatan donor darah pada tahun 1970-an hingga era kepemimpinan Soepono (1979-1983) sebagai Ketua PMI Cabang Jember secara teknis kegiatan donor darah maupun petugasnya masih bergabung dengan RSUD. Dr. Soebandi Jember, “Pada era kepengurusan Letkol Inf. Abdul Hadi sebagai Ketua PMI Cabang Jember, Demi Kemanusiaan dan pentingnya darah untuk pasien yang sangat membutuhkan, ada Tiga dokter yang memprakarsai diawal lahirnya UDD yakni dr. Soehadi FICS, dr. Purnohadi, S.pB dan dr.Oemi Djauhari, MM,” tutur dr.Oemi Djauhari, MM  . 

Selanjutnya di putuskan melalui rapat pleno dan mendapat dukungan seluruh pengurus PMI Cabang Jember dengan keputusan bulat merintis Dinas Transfusi Darah PMI Cabang Jember yang saat itu masih bergabung dengan RSUD. Dr. Soebandi Jember.

Dari sepenggal catatan ringkas di atas, diharapkan menjadi gambaran peristiwa penting bagi generasi baru dan seluruh komponen PMI Kabupaten Jember. “Pada akhir tulisan ini, bertepatan pada hari Selasa, 1 Maret 2022 tentu kami mengucapkan Dirgahayu PMR ke-72 tahun dan Selamat Hari lahirnya UDD PMI Kabupaten Jember ke-50, semoga dua organisasi yang berada dibawah naungan PMI Kabupaten Jember terus memperkuat dan menjalankan tugas fungsinya sebagai organisasi kemanusiaan yang selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional serta dapat memberi bantuan kepada orang yang menderita tanpa membeda-bedakan mereka berdasarkan kebangsaan, ras, agama, tingkat sosial, atau pandangan politik,” kata ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH. (amin)
ceritarelawan
ceritarelawan ceritarelawan.id portal informasi relawan dan umum

Post a Comment for "Dirgahayu PMR ke-72 dan UDD PMI Jember ke-50"

ceritarelawan.id portal informasi relawan dan umum. Menyajikan News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Wisata