Dukungan Palang Merah Amerika & USAID, PMI Jatim Susun Renkon Ancaman Gempa


CERITARELAWAN.id, JEMBER - Dalam rangka pengurangan risiko bencana (PRB) Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur mengadakan penyusunan rencana kontijensi ancaman gempa di wilayah jejearing Jember/Banyuwangi.

Julius Arianus Mbusu Wakil Kepala Markas PMI Jawa Timur mengatakan Kegiatan inibmerupakan merupakan strategi pencegahan bencana, dimana sesuai UU No.24/tahun 2017, tentang Penanggulangan Bencana, penyelenggaraan penanggulangan bencana harus mengimplementasikan tahapannya dari berbagai aspek, meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat dan rehabilitasi.

Mbusu mengungkapkan Penyusunan rencana kontijensi (renkon) pada hakikatnya adalah suatu proses identifikasi dan penyusunan rencana yang didasarkan pada ancaman yang mungkin terjadi dari potensi bencana yang ada, sehingga penyusunan renkon ini merupakan proses untuk menentukan prosedur operasional dalam merespon kejadian khusus dengan memaksimalkan sumberdaya dan kapasitas yang dimiliki oleh daerah terdampak dalam merespon secara tepat waktu, efektif, dan sesuai prosedur. 

Tujuan utama dari penyusunan renkon adalah untuk meminimalisasi dampak ketidakpastian dengan melakukan pengembangan skenario dan proyeksi kebutuhan saat keadaan darurat yang harus dipahami dan disepakati oleh seluruh stakeholder yang ada. Suatu renkon mungkin saja tidak pernah diaktifkan jika keadaan yang diperkirakan tidak pernah terjadi.

Dengan dukungan Palang Merah Amerika dan USAID, sebanyak 6 PMI Kabupaten dari jejaring Jember meliputi Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo, Kabupaten Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi dan Jember mengikuti kegiatan penyusunan renkon ancaman bencana gempa dan tsunami yang diselenggarakan oleh PMI Provinsi Jawa Timur, tanggal 23 s/d 25 Oktober 2019 di Hotel Royal Jember.

Kegiatan ini dibuka oleh Mamang Pratidina Wakil Ketua Bidang PB dan Sukarelawan PMI Kabupaten Jember  yang mewakili H.EA. Zaenal Marzuki, SH, MH Ketua PMI Kabupaten Jember yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat, untuk menghindari dan meninimalisir jatuhnya korban jiwa serta kerusakan akibat bencana pada saat dilakukan tanggap darurat sesuai prosedur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan PMI di seluruh wilayah/kota di Indonesia nantinya, dapat membuat renkon secara mandiri sebagai wujud kesiapsiagaan menghadapi berbagai risiko bencana yang ada.

Rangkaian/tahapan kegiatan yaitu penyampaian materi potensi risiko bencana gempa bumi dan tsunami, kebijakan dan strategis penanganan darurat bencana, proses penyelenggaraan renkon, proses aktivasi renkon menjadi rencana operasi (renops), struktur organisasi penanganan darurat bencana, rencana tindak lanjut dan uji draf renkon, dilanjutkan dengan lokakarya penyusunan rencana kontijensi untuk masing-masing kabupaten. (Ghufron Humas PMI Jember / Cak Amin CERITARELAWAN.id)
CERITARELAWAN.ID
CERITARELAWAN.ID CERITARELAWAN.ID Portal informasi relawan dan umum, memiliki konten News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, dan Wisata
BACA JUGA
close