CERITARELAWAN PORTAL INFORMASI RELAWAN DAN UMUM, FOKUS PADA PEMBACA DI JAWA TIMUR, INDONESIA DAN LUAR NEGERI, CERITARELAWAN MEMILIKI BERAGAM KONTEN NEWS, PENDIDIKAN, KESEHATAN, SOSIAL, BUDAYA, KULINER DAN TEKNO. PARA PEMBACA KAMI POLITISI, PROFESIONAL, KARYAWAN, PENGUSAHA, PELAJAR DAN IBU RUMAH TANGGA PMI Cilegon Respon Kecelakaan Kapal Nelayan Terbalik di Selat Sunda - CERITARELAWAN
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PMI Cilegon Respon Kecelakaan Kapal Nelayan Terbalik di Selat Sunda


CERITARELAWAN.ID, CILEGON.- Kapal Nelayan, KM Puspita Jaya berpenumpang sebanyak 16 orang, Jumat (19/06/2020) sekira jam 17:26 WIB mengalami kecelakaan laut (terbalik-red) di Perairan Selat Sunda, Provinsi Banten. Dalam kecelakaan tersebut, 6 orang selamat, sementara, hingga Sabtu (20/06/2020), 10 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
PMI Kota Cilegon yang mendapatkan informasi dari Basarnas Banten langsung menerjunkan sebanyak tiga personil relawan, Maulidina Sarwenda Putri, Vicky Antonio dan Aniatun Nurul Janiyah dan Staf Markas, Nurlelasari. "Setelah mendapatkan mandat dari Pengurus dan Kepala Markas PMI Kota Cilegon, kami langsung bergabung bersama tim di Gedung Bunder Pis Unit Siaga Merak, Basarnas Banten," kata Nurlelasari.


Selain personil, PMI Kota Cilegon juga menurunkan Ambulans, perlengkapan pertolongan pertama dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) helm pelindung dan baju hazmat.

"Di lokasi, kami bergabung dengan Tim rescue KPP Banten, SAR ASDP Indonesia Ferry Persero Merak, BPBD, Polresm Kodim 0623, Lanal Banten, Polairud Banten, SAR MTA, Indonesia Escorting Ambulance beserta unsur relawan lainnya," paparnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Zaenal Arifin selaku pengendali operasi pencarian korban kapal tenggelam membenarkan kejadian tersebut. "Merespon kejadian ini, kami telah membentuk tim yang dibagi menjadi 2. Tim 1 terdiri dari Rescue KPP Banten dan SAR Gabungan bergerak menuju lokasi sekitar Pulau Sangiang guna melakukan evakuasi 6 orang selamat. Sedangkan Tim 2 bersiaga di Gedung Bunder Pos Unit Siaga Merak Basarnas Banten," katanya.
Sabtu dini hari, 20 Juni 2020, sekira pukul 01.40 WIB dilaporkan, Kapal KN 372 berhasil mengevakuasi 4 korban selamat dan Kapal RIB Basarnas mengevakuasi 2 orang korban selamat lainnya. Dua korban selamat, yakni Hasan (60) dan Ryan (23) langsung dirujuk ke Puskesmas Pulomerak menggunakan ambulans PMI Kota Cilegon yang dikendarai oleh Relawan PMI Cilegon, Vicky Antonio. 
Sementara 4 lainnya diistirahatkan di Pos Unit Siaga Merak Basarnas Banten. "Keempat orang yang selamat atas nama Durja (31) H. Alamsah (31) Dede Jenuri (24) dan Sanan (30) tidak dirujuk ke fasilitas layanan kesehatan, karena sudah mendapatkan perawatan selama perjalanan di kapal," tandasnya.
CERITARELAWAN
CERITARELAWAN CERITARELAWAN PORTAL INFORMASI RELAWAN DAN UMUM, FOKUS PADA PEMBACA DI JAWA TIMUR, INDONESIA DAN LUAR NEGERI, CERITARELAWAN MEMILIKI BERAGAM KONTEN NEWS, PENDIDIKAN, KESEHATAN, SOSIAL, BUDAYA, KULINER DAN TEKNO. PARA PEMBACA KAMI POLITISI, PROFESIONAL, KARYAWAN, PENGUSAHA, PELAJAR DAN IBU RUMAH TANGGA

Post a Comment for "PMI Cilegon Respon Kecelakaan Kapal Nelayan Terbalik di Selat Sunda"