Evaluasi Program, PMI Jatim Gelar Musyawarah

 
Ketua PMI Provinsi Jatim H. Imam Utomo S saat memberikan sambutan sekaligus membuka Musyawarah Kerja Provinsi tahun 2021 (Foto PMI Jatim)

CERITARELAWAN.ID, Surabaya – Untuk mengevaluasi program kerja Tahun 2021 dan menyiapakan program kerja tahun 2022 Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur mengadakan Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) bertempat di Gedung BK3S Jalan Tenggilis Surabaya, Rabu (17/11/2021), dibuka oleh Ketua PMI Jawa Timur H. Imam Utomo S.

Ketua PMI Jawa Timur H. Imam Utomo S saat membuka Mukerprov PMI Jawa Timur mengatakan kegiatan dilaksanakan sesuai AD/ART organisasi yang dilaksanakan setahun sekali. Dan ini harus dilaksanakan disemua tingkatan. Sedangkan ditingkat nasional telah dilaksanakan.

"Tujuan Mukerprov adalah melakukan evaluasi sekaligus menyusun program kerja dan anggaran untuk tahun 2022 akan datang. Disamping itu juga sosialisasi BOCA (Branch Organization Capacity Assesment) dan Best Practise tentang menejemen PMI dalam pengelolaan UDD (Unit Donor Darah)". Ungkapnya

Ditahun 2022 PMI Jatim sudah menyiapkan beberapa program bersifat  internal serta mendukung program nasional yaitu program berbasis masyarakat dan sekolah di PMI kabupaten/kota.

PMI Jawa Timur selama ini juga telah mendapatkan pelatihan dari Jepang dan Korea untuk beberapa kabupaten/kota. Sementara event Jawa Timur di tahun 2022 akan menggelar JUMBARA pada bulan Juli akan datang.

Dalam penanganan Covid-19 PMI Jawa Timur tidak sebatas penyemprotan desinvektan tetapi telah ikut serta dalam vaksinasi berdasarkan alokasi yang diterima dari PMI Pusat mendapat alokasi 300.000 vaksin dan telah diterima sebanyak 45.000 untuk 10 daerah.

"Semua program kerja PMI Jatim tahun 2021 telah dilaksanakan kecuali penganugerahan penghargaan kegiatan untuk donor darah sukarela 75 kali, dan peringatan hari sukarelawan yang akan di laksanakan pada bulan Desember tahun 2021". Terangnya

Dalam kesempatan itu Imam Utomo juga berharap agar tertib organisasi.

"Daerah yang habis masa kerjanya untuk segera melakukan Muskab/Muskot dengan tepat waktu. Sementara menghadapi nataru (Natal dan tahun Baru) diminta membantu pemerintah dengan mendirikan Posko dan menyiapkan tim relawannya". Pungkasnya (amin)
close