Bangun Masyarakat Siaga Bencana, PMI Kota Madiun Adakan Pelatihan SIBAT


CERITARELAWAN.id, KOTA MADIUN - Siaga Bencana Berbasis Masyarakat atau SIBAT merupakan garda terdepan yang dimiliki oleh PMI yang harus menjadi penumbuh semangat kita bersama, karena tanpa ketangguhan maka bencana akan memakan korban.

Dalam rangka pemberdayaan kapasitas masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana agar dapat berperan langsung sebagai penolong terdekat dan tercepat bagi keluarga maupun warga masyarakat sekitarnya dan untuk meningkatkan pelayanan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang sering terjadi diwilayah Kota Madiun, maka PMI Kota Madiun mengadakan Pelatihan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).


Pelatihan dilaksanakan tiga (3) gelombang yakni Pertama di Kecamatsn Manguharjo tsnggal 29-31 Oktober 2019, Kedua di Kecamatan Taman tanggal 5-7 November 2019 dan ketiga di Kecamatan Kartoharjo tanggal 12-14 November 2019.Tiap Kecamatan diwakili oleh 36 orang peserta.

Drs H Edy Hermayanto Wakil Ketua II PMI Kota Madiun saat membuka acara menyampaikan Kota  Madiun mempunyai potensi bencana yang cukup beragam. Dalam menyikapi tentunya tidak lepas dengan peran kita semua.

PMI bergerak di bidang kemanusiaan yang berpegang pada prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit internasional. PMI mempunyai kontrak dengan masyarakat dalam penanganan kemanusiaan, sehingga kita semua harus tanggap atas bencana yang terjadi. terangya


Edy mengungkapkan PMI harus hadir dalam setiap bencana, dan peran PMI akan semakin maksimal apabila semua stakeholder  dapat bergerak secara sinergi sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing. 

Masyarakat mempunyai peran yang sangat penting. Fakta menunjukkan, karena kesigapan masyarakat maka korban dapat diminimalkan, bahkan ditiadakan. 


Oleh karenanya, model tanggap darurat berbasis masyarakat menjadi trend baru dalam menghadapi bencana. Dapat saya katakan, bahwa Sibat adalah merupakan pilar utama dalam menghadapi bencana. Sibat harus kita kembangkan, sehingga budaya tanggap darurat berbasis masyarakat akan dapat berkembang dengan baik di Jawa Timur, khususnya di Kota Madiun. Tambahnya.

Jiwa relawan adalah semangat. Semangat untuk menolong saudara-saudara yang terkena bencana. Membangun jiwa adalah proses. Oleh karenanya, mari kita semua menanamkan jiwa relawan kepada generasi muda, yang saat ini masuk dalam tuntutan generasi mileneal.


Semoga dengan pelatihan ini PMI bisa selalu hadir pada setiap kejadian bencana sehingga masyarakat benar-benar merasakan keberadaan dan manfaat PMI sehingga bisa mewujudkan thema HUT 74 PMI Kita Tangguh, Indonesia Maju, PMI Tanggap, Masyarakat Selamat. Pungkasnya. (Anang PMI Kota Madiun / Cak Amin CERITARELAWAN.id)


CERITARELAWAN.ID
CERITARELAWAN.ID CERITARELAWAN.ID Portal informasi relawan dan umum, memiliki konten News, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, dan Wisata
BERITA MENARIK LAINNYA
close